<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Hidayat Nur Wahid</title>
	<atom:link href="http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com</link>
	<description>Lights Up Hope of Betterness</description>
	<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 06:34:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Menunggu&#8230;</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/04/15/menunggu/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/04/15/menunggu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 06:34:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Bismillaaahirrahmaanirrahiiim, 
Meski sudah hadir 4 anak dari Ibu Kastian(Allahu Yarham), tapi saat menunggu kelahiran anak ke 5 dan 6 nanti malam dari Ibu Diana masih harap-harap cemas. Semoga Allah Ta&#8217;alaa memberikan yang terbaik buat keluarga kami. Mohon doanya juga rekan-rekan bloggers semuanya atas keselamatan Ibu dan Anak-anak kami, semoga mereka semua dalam keadaan yang baik-baik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillaaahirrahmaanirrahiiim, </p>
<p>Meski sudah hadir 4 anak dari Ibu Kastian(<em>Allahu Yarham</em>), tapi saat menunggu kelahiran anak ke 5 dan 6 nanti malam dari Ibu Diana masih harap-harap cemas. Semoga Allah Ta&#8217;alaa memberikan yang terbaik buat keluarga kami. Mohon doanya juga rekan-rekan bloggers semuanya atas keselamatan Ibu dan Anak-anak kami, semoga mereka semua dalam keadaan yang baik-baik saja. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/04/15/menunggu/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gunakan Hak Pilih Anda, Contreng no. 8. PARTAI KEADILAN SEJAHTERA</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/04/06/gunakan-hak-pilih-anda-contreng-no-8-partai-keadilan-sejahtera/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/04/06/gunakan-hak-pilih-anda-contreng-no-8-partai-keadilan-sejahtera/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2009 04:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Kepada rekan-rekan bloggers
Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, 
Rekan-rekan, semoga rahmat dan berkah Allah Ta&#8217;alaa selalu dikaruniakan untuk sudaraku sekalian. Pemilu tinggal beberapa hari, masih ada waktu untuk berfikir cerdas untuk memutuskan pilihan terbaik bagi bangsa ini. Suara anda sangat menentukan baik buruknya masa depan bangsa yang kita cinta. Karenanya, gunakanlah hak pilih saudara pada Pemilu 9 April [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kepada rekan-rekan bloggers</p>
<p><em>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, </em></p>
<p>Rekan-rekan, semoga rahmat dan berkah Allah Ta&#8217;alaa selalu dikaruniakan untuk sudaraku sekalian. Pemilu tinggal beberapa hari, masih ada waktu untuk berfikir cerdas untuk memutuskan pilihan terbaik bagi bangsa ini. Suara anda sangat menentukan baik buruknya masa depan bangsa yang kita cinta. Karenanya, gunakanlah hak pilih saudara pada Pemilu 9 April 2009.</p>
<p>Mungkin ada yang ingin membeli suara atau bahkan mengintimidasi anda. Tapi saya saya yakin saudara tidak akan tergoda, apalagi terpedaya. Saya percaya, karena anda warga negara Indonesia yang bermartabat dan berdaulat. Saudara-saudara tentu akan memilih calon wakil rakyat yang terbukti dan teruji bersih dan peduli untuk mewujudkan DPR dan DPRD yang bersih dan profesional, bermartabat untuk rakyat dan mampu mengawasi negara agar korupsi bisa dihabisi. Agar rakyat sejahtera dan negara makin sentosa.</p>
<p><em>Wassalamualaikm warahmatullaahi wabarakaatuh. </em></p>
<p>Salam Hormat</p>
<p><strong>Hidayat Nur Wahid</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/04/06/gunakan-hak-pilih-anda-contreng-no-8-partai-keadilan-sejahtera/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>MPR Minta IPU Keluarkan Israel</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/01/15/mpr-minta-ipu-keluarkan-israel/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/01/15/mpr-minta-ipu-keluarkan-israel/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 08:24:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<category><![CDATA[gaza]]></category>

		<category><![CDATA[IPU]]></category>

		<category><![CDATA[palestina]]></category>

		<category><![CDATA[Parlemen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/01/15/mpr-minta-ipu-keluarkan-israel/</guid>
		<description><![CDATA[ MPR Minta IPU Keluarkan Israel 
 Jakarta – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) meminta Asian Parliamentary  Assembly (APA) terus memperjuangkan dengan serius agar Israel dikeluarkan dari keanggotaan IPU. Pasalnya, perilaku Israel membunuhi warga sipil Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak telah melanggar HAM dan bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.  MPR meminta Agung Laksono yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"> <strong>MPR Minta IPU Keluarkan Israel </strong></p>
<p><strong> </strong>Jakarta – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) meminta <em>Asian Parliamentary  Assembly</em> (APA) terus memperjuangkan dengan serius agar Israel dikeluarkan dari keanggotaan IPU. Pasalnya, perilaku Israel membunuhi warga sipil Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak telah melanggar HAM dan bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.  MPR meminta Agung Laksono yang juga Presiden APA mengambil peran terhadap upaya ini, sebagai bagian dari upaya selamatkan demokrasi di Timur Tengah.</p>
<p>Ketua MPR RI Dr Hidayat Nur Wahid mengatakan hal tersebut kepada wartawan saat menyampaikan sikap resmi MPR soal agresi Israel kepada warga Palestina, Rabu(15/1).</p>
<p>Dalam pernyataan yang ditantadatangani seluruh pimpinan, MPR mengutuk keras kejahatan kemanusiaan dan menyatakan duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban pada masyarakat sipil seperti ibu, orang tua, dan anak-anak. Perang itu telah menghancurkan sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, pasar, tempat pengungsian dll. </p>
<p>&#8220;Di saat para pejuang Palestina di Gaza sedang mempertahankan tanah airnya dari agresi kolonialis Israel,  Presiden Mahmud Abbas hendaknya berada di garis terdepan untuk menyatukan rakyat Palestina guna menyelamatkan Gaza dari penjajahan dan Genocide Israel,&#8221; papar Hidayat atas nama Pimpinan MPR.</p>
<p>Hidayat menjelaskan, MPR mengeluarkan pernyataan sikap ini sesuai dengan amanat Alinea Pertama Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 yang menyatakan bahwa kemerdekaan merupakan hak segala bangsa, dan segala bentuk penjajahan yang tidak sesuai dengan dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan harus dihapuskan.</p>
<p>Lebih lanjut, Hidayat menyarankan kepada Presiden SBY agas terus berkomunikasi langsung dengan Presiden Mesir Husni Mubarok dan PM Turki Recep Tayip Erdogan. Menurutnya, kedua pemimpin negara ini memegang peranan kunci dalam penyelesaian konflik Israel-Gaza.</p>
<p>MPR juga memberikan apresiasi kepada pemerintah, masyarakat, dan media massa Indonesia, yang memberikan dukungan kepada aksi damai kemanusiaan yang terus menerus dilakukan sebagai wujud solidaritas terhadap perjuangan Palestina.</p>
<p>&#8220;Warga Palestina mendengar aksi-aksi yang dilakukan oleh beragam kalangan untuk mendukung perjuangan mereka. Dan mereka menyampaikan salam dan terima kasih kepada rakyat dan bangsa Indonesia atas dukungan,&#8221; pungkas Hidayat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/01/15/mpr-minta-ipu-keluarkan-israel/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>PERNYATAAN SIKAP PIMPINAN MPR RI  ATAS TRAGEDI KEMANUSIAAN DI GAZA</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/01/15/pernyataan-sikap-pimpinan-mpr-ri-atas-tragedi-kemanusiaan-di-gaza/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/01/15/pernyataan-sikap-pimpinan-mpr-ri-atas-tragedi-kemanusiaan-di-gaza/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 08:21:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<category><![CDATA[gaza]]></category>

		<category><![CDATA[palestina]]></category>

		<category><![CDATA[Pernyataan sikap]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/01/15/pernyataan-sikap-pimpinan-mpr-ri-atas-tragedi-kemanusiaan-di-gaza/</guid>
		<description><![CDATA[PERNYATAAN SIKAP PIMPINAN MPR RI 
ATAS TRAGEDI KEMANUSIAAN DI GAZA
 
Sesuai dengan amanat Alinea Pertama Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 yang menyatakan : &#8220;Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan&#8221;, maka Pimpinan MPR RI dengan ini menyatakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong>PERNYATAAN SIKAP PIMPINAN MPR RI </strong></p>
<p align="center"><strong>ATAS TRAGEDI KEMANUSIAAN DI GAZA</strong></p>
<p><font size="3"> </font></p>
<p><font size="3">Sesuai dengan amanat Alinea Pertama Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 yang menyatakan : &#8220;Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan&#8221;, maka Pimpinan MPR RI dengan ini menyatakan sikap sbb :</font></p>
<p><font size="3">1.</font>           <font size="3">Mengutuk keras kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel melalui perangnya terhadap Palestina/Gaza yang merupakan kelanjutan dari penjajahan terhadap Palestina.</font></p>
<p><font size="3">2.</font>           <font size="3">Berduka cita yang mendalam atas jatuhnya korban pada masyarakat sipil seperti ibu, orang tua dan anak. Perang itu pun telah menghancurkan sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, pasar, tempat pengungsian dll.  Di saat para pejuang Palestina di Gaza sedang mempertahankan tanah airnya dari agresi kolonialis Israel,  Presiden Mahmud Abbas hendaknya berada di garis terdepan untuk menyatukan rakyat Palestina guna menyelamatkan Gaza dari penjajahan dan Genocide Israel.</font></p>
<p><font size="3">3.</font>           <font size="3">Menuntut kepada Lembaga Internasional:</font></p>
<p><font size="3">a.</font>            <font size="3">PBB : untuk segera menyelenggarakan Sidang Umum, untuk menghentikan perang Israel atas Gaza, agar Israel segera menarik mundur pasukannya, serta blokade atas Gaza segera diakhiri, agar perdamaian segera bisa diwujudkan.  Apabila Israel tetap membangkang atas keputusan Sidang Umum PBB, agar Israel diberikan sanksi dikeluarkan dari keanggotaan PBB.</font></p>
<p><font size="3">b.</font>           <font size="3"><em>Asian Parliamentary  Assembly</em> (APA) yang pada periode ini Presidennya adalah Ketua DPR RI, Agung Laksono : agar memperjuangkan dengan serius untuk mengeluarkan Israel dari keanggotaan IPU, sebagai bagian dari upaya selamatkan demokrasi di Timur Tengah.</font></p>
<p><font size="3">c.</font>            <font size="3">OKI dan Liga Arab : agar segera menyelenggarakan KTT yang efektif guna menyatukan sikap dan tindakan yang kongkrit untuk menghentikan perang, menyelamatkan Palestina dan Masjid Al Aqsa, membuka blokade atas Gaza, serta menyampaikan bantuan kemanusiaan kepada korban agresi Israel di Gaza.</font></p>
<p><font size="3">4.</font>           <font size="3">Kepada Pemerintah Indonesia agar melanjutkan secara lebih efektif tuntutan diselenggarakannya Sidang Umum PBB, terselenggaranya KTT OKI dan Liga Arab dengan kesediaan sebagai tuan rumah dan berkomunikasi langsung dengan Presiden Mesir dan PM Turki, yang memegang peranan kunci dalam penyelesaian konflik Israel-Gaza.</font></p>
<p><font size="3">5.</font>           <font size="3">Menyampaikan apresiasi kepada rakyat, masyarakat dan media massa Indonesia, atas aksi damai kemanusiaan yang terus menerus dilakukan sebagai wujud solidaritas terhadap pejuang Palestina melawan penjajah Israel untuk menyelamatkan kemanusiaan dan menegakkan demokrasi, HAM, serta Hukum Internasional.</font></p>
<p><font size="3"> </font></p>
<p align="center"><font size="3">Jakarta, 15 Januari 2009</font></p>
<p align="center"><font size="3"> </font></p>
<p align="center"><strong><font size="3">PIMPINAN </font></strong></p>
<p align="center"><strong><font size="3">MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT</font></strong></p>
<p align="center"><strong><font size="3">REPUBLIK INDONESIA</font></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2009/01/15/pernyataan-sikap-pimpinan-mpr-ri-atas-tragedi-kemanusiaan-di-gaza/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Lembar baru di Facebook</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/12/11/lembar-baru-di-facebook/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/12/11/lembar-baru-di-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 15:51:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/12/11/lembar-baru-di-facebook/</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com/people/Hidayat-Nurwahid/1046862211" title="Hidayat Nurwahid's Facebook profile"><img src="http://badge.facebook.com/badge/1046862211.32.183139883.png" alt="Hidayat Nurwahid's Facebook profile" border="0" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/12/11/lembar-baru-di-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mencoba facebook</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/12/11/mencoba-facebook/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/12/11/mencoba-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 13:19:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<category><![CDATA[facebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/12/11/mencoba-facebook/</guid>
		<description><![CDATA[
Made by PageBadge
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.facebook.com/pages/Hidayat-Nur-Wahid/17701687148"><img src="http://pagebadge.peerglobe.com:80/page/badge?profile=profile.ak.facebook.com%2Fobject3%2F1328%2F31%2Fn17701687148_3241.jpg&amp;padding=true&amp;width=192&amp;type=page" alt="Hidayat Nur Wahid" border="0" /></a><br />
<a href="http://pagebadge.peerglobe.com/">Made by PageBadge</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/12/11/mencoba-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Terima Kasih Rekan Blogger</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/11/26/terima-kasih-rekan-blogger/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/11/26/terima-kasih-rekan-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 04:38:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/11/26/terima-kasih-rekan-blogger/</guid>
		<description><![CDATA[Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Assalamualaikum warahmatullaaahi wabarakaatuh, 
Terima kasih sebelumnya kepada rekan blogger yang telah mampir, bersilaturrahim di blog yang sederhana ini. Saya sangat bersyukur, Alhamdulillah dengan waktu yang terbatas untuk membaca semua tanggapan yang masuk di blog ini, tidak semua posting bisa saya tanggapi.
Rekan blogger yang dirahmati Allah, saya kira tidak ada masalah jika blog ini dibuat link, mudah-mudahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Bismillaahirrahmaanirrahiim,<br />
Assalamualaikum warahmatullaaahi wabarakaatuh, </em><br />
Terima kasih sebelumnya kepada rekan blogger yang telah mampir, bersilaturrahim di blog yang sederhana ini. Saya sangat bersyukur, Alhamdulillah dengan waktu yang terbatas untuk membaca semua tanggapan yang masuk di blog ini, tidak semua posting bisa saya tanggapi.</p>
<p>Rekan blogger yang dirahmati Allah, saya kira tidak ada masalah jika blog ini dibuat link, mudah-mudahan bermanfaat dan semoga tidak disalahgunakan. Saya minta maaf kepada rekan blogger, bagi mereka yang meminta blog ini diperbaharui dengan tulisan-tulisan, berbagi banyak hal, memberikan nasihat, sampai saat ini belum bisa dipenuhi. Sedikit demi sedikit, nanti akan ada tim yang mencoba membantu saya.</p>
<p>Untuk kegiatan, saya kira rekan blogger bisa membuka alamat web lain yang memang tempatnya. silahkan buka di www.hnw.or.id, mohon maaf kalau situsnya terlihat sangat sederhana Insya Allah staf saya sedang merencanakan mendesain ulang web itu. Doakan saya agar bisa cepat hadir dengan tampilan yang lebih menarik dan tentu bermanfaat isinya.</p>
<p>Soal taushiyah atau nasihat, sejujurnya saya tidak ingin menggarami laut yang sudah asin, mengajari ikan berenang, dan mengajari burung terbang. Karena saya yakin dunia maya bukan laut dan para blogger bukan ikan dan burung yang harus diajari berenang dan terbang.</p>
<p>Maksud saya, tidak perlu lah saya banyak memberikan nasihat di tengah-tengah orang yang mempunyai banyak ilmu, ditengah orang yang bahkan sedang giat-giatnya mencari ilmu. Di internet, kita bisa mendapatkan banyak hal, tinggal kita ketik data yang kita butuhkan, semuanya tersedia.</p>
<p>Justru sebaliknya, kenapa saya membuka blog ini karena ingin sekali saling berbagi mengenai ilmu, mengenai pengetahuan, mengenai informasi-informasi yang sangat mungkin saya belum mengetahui tentangnya. Lagi-lagi babnya adalah bagaimana kemudian kita menghargai ilmu itu sendiri, sejauhmana kita bisa mengaktualisasikan, merealisasikan ilmu yang kita dapatkan, tidak masalah banyak atau sedikit, dari siapapun juga.</p>
<p>Demikian, mudah-mudahan kita bisa bersilaturrahim di lain waktu.</p>
<p><em>Wassalam </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/11/26/terima-kasih-rekan-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ke Taman Sari</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/11/25/ke-taman-sari/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/11/25/ke-taman-sari/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 04:53:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Kunjungan Kerja]]></category>

		<category><![CDATA[taman sari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/11/25/ke-taman-sari/</guid>
		<description><![CDATA[Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, 
Jazakumullah khairan kepada rekan-rekan PKS yang ada di DPC Taman Sari, atas kesediannya menyediakan waktu, mensuskseskan acara kunjungan kerja saya di  Jl Kebun Jeruk 19 Rt. 13 Rw. 09 Kelurahan Maphar Taman Sari  Jakarta Barat. Semoga ukhuwwah selama ini yang kita jalin menghadirkan kecintaan kita sesama manusia dan sesama muslim khususnya. Juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Assalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, </em></p>
<p>Jazakumullah khairan kepada rekan-rekan PKS yang ada di DPC Taman Sari, atas kesediannya menyediakan waktu, mensuskseskan acara kunjungan kerja saya di  Jl Kebun Jeruk 19 Rt. 13 Rw. 09 Kelurahan Maphar Taman Sari  Jakarta Barat. Semoga ukhuwwah selama ini yang kita jalin menghadirkan kecintaan kita sesama manusia dan sesama muslim khususnya. Juga kepada rekan-rekan lainnya yang turut membantu terlaksananya kunjungan kerja dalamrangka mengisi masa reses saya.</p>
<p>Alhamdulillah berjalan lancar, banyak hikmah yang saya dapatkan dalam acara tersebut, panitia yang sudah bekerja keras di tengah kondisi lingkungan yang sedemikian rupa, namun tetap hadir, tetap istiqomah berdakwah.</p>
<p>Semoga jerih upaya antum dan antunna sekalian mendapat ridho dari Allah ta&#8217;alaa.</p>
<p><em>Wassalam </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/11/25/ke-taman-sari/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>80 Tahun Sumpah Pemuda</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/10/30/80-tahun-sumpah-pemuda/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/10/30/80-tahun-sumpah-pemuda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 05:15:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[UMUM]]></category>

		<category><![CDATA[Pemuda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/10/30/80-tahun-sumpah-pemuda/</guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang kepada semua hadirin yang datang pada hari ini untuk memberikan sentuhan yang lain dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang bukan sekedar dengan seremonial biasa, bukan sekedar upacara, pawai, tapi bersama-sama menghadirkan komitmen untuk menghadirkan kejayaan bangsa Indonesia melalui jayanya para pemuda Indonesia melalui salah satunya adalah jalur pendidikan. 
Penyaluran beasiswa yang diberikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat datang kepada semua hadirin yang datang pada hari ini untuk memberikan sentuhan yang lain dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang bukan sekedar dengan seremonial biasa, bukan sekedar upacara, pawai, tapi bersama-sama menghadirkan komitmen untuk menghadirkan kejayaan bangsa Indonesia melalui jayanya para pemuda Indonesia melalui salah satunya adalah jalur pendidikan. </p>
<p>Penyaluran beasiswa yang diberikan sebagai bukti kongkrit, bahwa untuk membangkitkan bangsa ini tidak diperlukan sekedar wacana, tebar pesona, pawai. Yang diperlukan adalah kontribusi kongkrit. Apa yang bisa kita berikan, apa yang bias kita lakukan, satu…dua beasiswa. Seribu…dua ribu beasiswa akan menghadirkan sebuah harapan, bahwa masa depan Indonesia, melalui tangan para pemuda, melalui peningkatan kualitas budaya para pemuda, bias dilakukan. </p>
<p>Mengapa? Karena kita berkontribusi yang langsung, sebagaimana dahulu kontribusi yang diberikan para pemuda ketika mereka dengan tegas berani berikrar menyampaikan kesadaran akan tumpah darah, bangsa dan bahasa satu mereka. Kongkrit, dan itulah yang diperlukan oleh bangsa ini. </p>
<p>Memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan cara ini. Bersama-sama menghadirkan peringatan yang bisa memunculkan apresiasi kita kepada seni yang dihadirkan oleh para pemuda bangsa Indonesia. </p>
<p>Dan kita akan menyaksikan, ternyata apresiasi terhadap seni, menghadirkan kreasi seni, menghadirkan film yang bermutu juga bias dilakukan oleh pemuda Indonesia. Kita tahu bahwa penulisnya, para aktornya, penyusun naskahnya, mayoritas mereka adalah anak-anak muda Indonesia. </p>
<p>Dari karya seni ini, dari film yang berkualitas ini, ternyata bisa dihadirkan tanpa dikaitkan dengan pornografi apalagi pornoaksi. Karena sangat tepat bila RUU Pornografi segera disahkan. Karena ternyata kreasi seni yang berkualitas tanpa dikaitkan dengan pornografi. Selain itu memang UU hadir bukan untuk memberangus kreasi seni, tidak dalam rangka untuk, mohon maaf, menahan/menangkap ibu-ibu yang menggunakan kemben yang da di Keraton, sama sekali tidak. Selama itu adalah pakaian tradisional, selama itu adalah tari-tarian tradisional, itu merupakan bukan bagian dari kategori yang pornografi. </p>
<p>Karena itu jangan takut, dengan diundangkannya UU Pornografi seolah-olah kemudian akan berhentilah kreasi seni, tidak boleh menggunakan pakaian adat. Boleh menggunakan pakaian adat, boleh pakai kreasi seni, dan itu bias dilakukan, dan seni yang berkualitas ternyata bisa dilakukan tanpa dikaitkan dengan pornografi sama sekali seperti film ini dan sebelumnya film Ayat Ayat Cinta. </p>
<p>Ternyata film yang berkualitas dan tanpa menghadirkan pornografi itu ditonton dalam jumlah yang luar biasa sepanjang sejarah perflman Indonesia. </p>
<p>Sekali lagi saya tegaskan, dalam rangka memperingati 80 Tahun Hari Sumpah Pemuda, hendaknya dilakukan dengan cara-cara yang kreatif. Dengan cara-cara yang membangkitkan jati diri bangsa Indonesia seperti dulu para pemuda Indonesia menghadirkan semangat Sumpah Pemuda, semangat Kebangkitan Bangsa, semangat kemerdekaan Bangsa Indonesia, tidak dikaitkan dengan perilaku yang amoral. Tapi justru dikaitkan dengan perilaku yang bermoral dan bertanggung jawab, menghadirkan terobosan kreasi yang bertanggung jawab, dan siang ini kita coba untuk membangkitkannya kembali. </p>
<p>Dari Solo, kita membangkitkan semangat hari Sumpah Pemuda dengan cara-cara yang kreatif, kongkrit, dengan cara-cara yang bisa kita pelajari lebih lanjut dari anak-anak Bangka Belitung sana. </p>
<p>Kalau dari Bangka Belitung saja bisa hadir kreasi yang demikian berkualitas, tentu masyarakat Solo dan masyarakat lainnya yang ada di Indonesia bisa melakukan kreasi yang lebih berkualitas daripada Bangka Belitung. Ini merupakan tantangan bagi bangsa Indonesai. Dan saya yakin masyarakat Solo tidak mau dikalahkan oleh masyarakat Bangka Belitung. </p>
<p>Bangkitlah pemuda-pemudi Indonesia, Harapan itu masih ada……</p>
<p><em><strong>Solo, 28 Oktober 2008</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/10/30/80-tahun-sumpah-pemuda/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mengejar Cita Cita&#8230;</title>
		<link>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/10/20/mengejar-cita-cita/</link>
		<comments>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/10/20/mengejar-cita-cita/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2008 08:03:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hidayat nurwahid</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tentang Saya]]></category>

		<category><![CDATA[perjalanan hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/10/20/mengejar-cita-cita/</guid>
		<description><![CDATA[Sewaktu tamat SD saya ingin sekali jadi dokter. Karena di tempat saya lahir di Prambanan, hanya ada satu dokter dan di kampung dimana saya tinggal hanya ada satu mantri kesehatan. Betapa mulianya mereka karena bisa membantu tetangga, bisa membantu sesama, memberikan obat, membantu kesembuhan penyakit. Saya ingin seperti mereka.
 Eh… oleh ayah saya malah dikirim [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sewaktu tamat SD saya ingin sekali jadi dokter. Karena di tempat saya lahir di Prambanan, hanya ada satu dokter dan di kampung dimana saya tinggal hanya ada satu mantri kesehatan. Betapa mulianya mereka karena bisa membantu tetangga, bisa membantu sesama, memberikan obat, membantu kesembuhan penyakit. Saya ingin seperti mereka.</p>
<p><em> Eh… </em>oleh ayah saya malah dikirim ke pesantren Gontor, ya sudah. Tapi waktu saya dikirim ke Gontor, <em>yaa</em> saya tidak menyesal, tidak pula menyesali ayah yang sudah mengirim saya ke sana.  Disana saya belajar dengan serius hingga teman-teman pesantren menyebut saya dengan kutu buku, yaaa orang menyebut saya sangat rajin. Kalau di pesantren ada istilah sairolaya yang artinya begadang. Saya juga membentuk grup untuk qiyamul lail dan grup puasa senin-kamis dengan teman-teman saya. Dan jangan pernah membayangkan di pesantren, kalau makan dan minum seadanya yang ada di pesantren.<br />
Di pesantren saya ikuti seluruh kegiatan, silat, kursus sastra inggris dan arab, termasuk jahit menjahit saya ikuti. Dan yang menjadi andalan saya adalah kegiatan pramuka. Setamat dari Gontor yaaa Alhamdulillah hasil raport saya kalau tidak peringkat satu yaa dua.<br />
Selesai dari Gontor saya masih terobsesi menjadi dokter, lalu saya mendaftar di UGM. Tapi apa, kiai saya bilang: kalau kamu mau keluar negeri supaya bahasa arab kamu menjadi lebih baik, saya kasih ijazah.</p>
<p>Sesungguhnya pesantren saya tidak pernah mengeluarkan ijazah. Saya pikir dengan begini pesantren saya menolak untuk memberikan ijazah, tapi ternyata saya malah dikasih ijazah oleh kiai saya itu. Kemudian ada senior saya yang mendapatkan ijazah melalui kursus bahasa arab. Dia mengatakan, kok ijazah daro Gontor cuma digunakan di dalam negeri yaa mubazir. Akhirnya senior saya itu mengambil ijazah saya dan mengirimkannya ke Madinah. Jadi bukan saya yang mengirim ijazah ke Medinah, senior saya yang kirim. Dan jadilah saya kuliah di Madinah. Disana saya sempat ikut organisasi, menjadi pemimpin persatuan pelajar Indonesia di Saudi Arabia. Saya juga aktif di olahraga, saya termasuk orang yang membuat lapangan badminton di kampus. Sampai saat ini saya masih main badminton. Saya juga pernah ikut lomba balap lari di padang pasir. Pernah ketika berlari di padang pasir di pagi hari saya dikejar anjing serigala. Saya pikir sudah berlari di padang pasir, dikejar anjing juga…</p>
<p>Terus terang Saya agak takut juga dikejar anjing serigala waktu itu. Tapi saya teringat di Indonesia kalau dikejar anjing, kita duduk anjingnya balik. Mungkin ini spekulatif, tapi mungkin juga ada bahasa internasional para anjing. Jadi begitu dikejar, saya duduk. Ternyata anjing itu berhenti dan balik lagi tidak jadi mengejar. Ternyata memang sama bahasanya sesama para anjing. Anjing-anjing itu kabur dan selamatlah saya.</p>
<p>Di Madinah pun saya aktif mengikuti kegiatan olahraga, organisasi, pramuka dan belajar juga saya giatkan. Dan demikianlah saya mengikuti kuliah jenjang S1 dan S2 tanpa pernah meminta, bahkan saat S2 saya minta pulang karena ingin berdakwah di tanah air. Tapi apa daya, saya kembali dipaksa kuliah melanjutkan ke S3. Mungkin satu-satunya di dunia kuliah S3 yang dipaksa, maksanya pun pake merayu segala. Oleh dosen pembimbing saya diajak keliling kota Madinah oleh mobil pribadinya, beliau sendiri yang menyetir. Beliau Direktur Pasca Sarjana di Universitas Madinah. Sepanjang jalan belau merayu saya supaya mau masuk program S3. Seluruh argumentasi beliau bisa saya jawab. Hanya satu yang tidak bisa saya jawab yakni ketika beliau mengatakan: anda kok ngotot mau pulang?apakah anda sudah mumpuni, seluruh ilmu sudah anda kuasai sehingga anda tidak pelu lagi belajar? Dengan pertanyaan itu, saya mati kutu. Siapa yang sudah mumpuni, siapa orang yang sudah tidak perlu ilmu lagi?</p>
<p>Justru kata kiyai saya, kalau anak-anakku pulang ke masyarakat, itu artinya anak-anakku akan belajar lagi ilmu dari masyarakat. Dia akan belajar lagi. Saya terdiam, dan kemudian beliau memerintahkan  besok masukkan proposal ke program S3. Dan akhirnya masuk. Dengan begitu semakin jauh lah cita-cita saya. Dari awal menjadi dokter akhirnya menjadi doctor.</p>
<p>Ketika pulang ke Indonesia, saya inginnya pulang ke Yogyakarta dekat dengan prambanan, tempat dimana saya dilahirkan. Tapi apa boleh buat, sekali lagi cita-cita saya kandas di tengah jalan. Teman-teman saya di Jakarta “megangin tangan” saya. Sudah di Jakarta saya inginnya jadi aktivis, jadi dosen. Eh…kawan-kawan justru bikin partai. Pendapat saya waktu itu kita jangan buat orpol dulu ormas saja. Supaya gak lompat jauh dari LSM ke Parpol. Tapi ternyata tidak. Gak lama bikin ormas lalu bikin orpol. Kan lompatnya jauh. Suara saya di Syuro kalah. Apa boleh buat saya harus mengikuti hasil syuro itu. Setelah kalah suara justru disuruh menjadi deklarator, disuruh menjadi presiden…presiden partai maksud saya.</p>
<p>Itu semuanya diluar dari apa yang saya cita-citakan. Karenanya berprestasi atau nggak, gak ngerti saya. Karena semua yang saya ceritakan diluar dari cita-cita saya. Tapi selama ini yang saya lakukan ketika mendapatkan posisi, apapun itu, saya laksanakan dengan maksimal. Mulai dari kuliah S1, S2, S3 justru yang mengajukan bukan saya. Saya belajar dengan maksimal ditempat dimana saya diamanahkan di sana. Sampai akhirnya saya menjadi Ketua MPR ya sudah, saya terima apa adanya. Dulu saya gak pernah baca Undang Undang Dasar, gak pernah tahu ayat-ayat kecuali ayat Al Qur’an dan ayat-ayat cinta. Sekarang ini, “terpaksa” saya harus baca dan bahkan menghapal UUD 1945 diluar kepala. Kalau sekarang kita berdebat soal Undnag Undang yaaa, inysa Allah saya bisa mengalahkan anda. Otomatis, itu yang saya lakukan, memaksimalkan pekerjaan. Jadi kalau boleh disebut, apa yang saya lakukan , apapun amanah yang saya dapat, saya mengerjakannya dengan maksimal. Menurut saya berapa jam tidurnya tidak menjadi ukuran orang bisa berprestasi atau tidak. Sesuaikan saja dengan tantangan pada hari itu apa.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hidayatnurwahid.blogdetik.com/2008/10/20/mengejar-cita-cita/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
